Oh, Hardino Part 2

AZIZHADI.COM, Oh, Hardino part 2 – merupakan kelanjutan cerita dari Oh, Hardino yang mengisahkan perjuangan seorang aziz untuk bisa bertemu dengan seorang mbak Har. Masih ingat ketika aziz sedang mencari cara untuk bisa kopdar dengan mbak Har, iya mengajak kopdar seseorang yang belum kenal dekat itu susahnya minta ampun, kalian pasti berfikir jika menjadi mbak Har, “siapa sih aziz, dia baik atau tidak, jangan jangan dia nakal dan jahat yang berniat menculik atau berbuat yang tidak benar terhadapku, terus siapa sih aziz, gak penting ah”.

Oke, disini ada sedikit tips dari aku, untuk bagaimana cara supaya bisa ngajakin kopdar orang yang belum kita kenal (dari sisi aziz) :

  • Cari teman dekatnya, atau orang yang kamu kenal yang connect dengan dia, jika tidak ada, maka kecil harapan untuk bisa kopdar dengan dia.
  • Jangan ajak kopdar berdua, terlalu beresiko, ajak kopdar ketika dia sedang hang-out, jangan ketika sama cowoknya, karena akan menjadi awkward moment.
  • Jangan pernah ngajakin kopdar pertama dengan nonton, kecuali wajahmu seperti Christian Sugiono, karena ini juga terlalu beresiko dan 95% gagal
  • Ajak dia kopdar ketika kamu dengan dia sudah sering ngobrol, jangan barusan aja di approve menjadi teman facebook, eh udah main ajak kopdar aja.
  • Jangan terlalu intens untuk ngajakin dia kopdar kalau memang belum ada jawaban, ketika tidak dibalas, positive thinking aja, mungkin udah ada yang ngajakin kopdar dan kopdarnya lebih menarik dari ajakan kopdar kamu.
  • Jangan sampai ketika ngajak kopdar kamu chat “eH n4nt1 ket3mu4nny4 dim4na?”

Selanjutnya jika kamu menjadi mbak Har, ini juga ada sedikit tips yang mungkin bisa kamu lakukan ketika ada orang yang belum kamu kenal ngajakin kopdar :

  • Cari tahu dulu, siapa yang ngajakin kopdar kamu, selalu lihat relasi temannya, di facebook dan timelinenya di twitter.
  • Coba hubungin relasinya, tanyakan tentang dia itu bagaimana, kalau dia suka nonton film SAW, mending kamu cancel aja deh kopdar perdananya.
  • Ajak dia untuk kopdar perdana bersama teman temanmu yang respect, dan ditempat yang ramai
  • Kalau dia sesuai selera kamu, ajak langsung aja ketemuan di Café atau tempat yang khusus, tapi ingat, walaupun udah selera, jangan sampai kamu sendirian
  • Sedikit jual mahal tidak jadi masalah kok, itu nunjukkin kalau kamu orangnya terhormat, jadi kalau dia ngajakin kopdar kamu lagi, dia pasti ingat untuk selalu bawa ajudan buat ngelindungin kamu dari marabahaya (emangnya presiden)
  • Keep Calm and Stay Cool aja deh, 85% dia pasti salah tingkah ketika ketemu kamu

Jadi, ketika kamu menjadi aku, langkah pertama yang harus kamu lakukan adalah mendekati dan mencuri perhatian dari sahabatnya untuk merekomendasikan bahwa kamu bukan seseorang yang suka nonton film SAW, sehingga rencana kopdar akan berjalan dengan lancar.

Mbak Har ini orangnya unik dan menyenangkan, ajakan kopdar pertamaku dengannya adalah ketika Karina melaksanakan pernikahan disalah satu gedung yang isinya dipenuhin prajurit dan pada halaman luarnya adalah sekelompok orang yang memegang pistol, mungkin ini juga salah satu strategi defense yang dilakukan mbak Har ketika mau kopdar perdana denganku. *glek!!*

Tempat kopdar yang sebelumnya belum pernah terfikirkan sama sekali olehku, atau mungkin juga ini strategi mbak Har untuk bisa kopdar secara gratis tanpa harus memesan makanan dan minuman, hmm.. ini boleh juga sepertinya, see!! I’ve told you, she’s unique and little insane, haha… masa tega nian memanfaatkan momen Karina untuk bisa seperti ini, tapi mau dibilang “tidak” juga gak bisa, karena memang seperti itulah kenyataannya. Jadi aku rasa dimana kita kopdar sepertinya jangan sampai kamu bau badan.

Ingatlah wahai kamu kaum pria, ketika kamu akan kopdar dengan seorang wanita jangan sampai bau badanmu seperti bau bantal yang belum dicuci selama setahun, karena kamu tentu tidak mau kesusahan karena wanita yang kamu ajakin kopdar pingsan dan kamu dituduh meracunin dan akhirnya di gebukin masal dan akhirnya masuk penjara, dan akhirnya gagal ketemuan lagi dengan mbak Har.

Iya, bau badan sepertinya menjadi penyakit bagi sebagian pria yang memang tidak terlalu mementingkan ini, atau biasanya sih bagi para El Jomblo, biasanya mereka jarang banget ngurus yang namanya Parfum, mereka bilang, “apa parfum, gak cowo banget, apa minyak wangi, kayak jama’ah yang aneh aneh aja deh” jadi untuk menjadikan mereka pria, biasanya mereka bilang seperti itu, tapi kali ini tolong percayalah, bahwa untuk bisa kopdar perdana dengan baik kamu harus wangi, harus.

Dan, karena memang aku juga seseorang yang bilang seperti itu, akhirnya ketika hari H, aku kebingungan mencari parfum, ada sih deodorant, tapi masa iya deodorant diolesin diseluruh tubuh gitu? Tanpa pikir panjang, karena memang pesta pernikahan tidak akan menunggu tamu datang, tapi menunggu jam sewa gedung itu habis, akhirnya aku nyelonong masuk ke kamar adik cewekku dan langsung semprot sedikit ke kanan dan kiri, entah baunya seperti apa, yang jelas ini aneh banget baunya.

Sesampainya digedung yang sedikit angker itu, aku memberanikan diri lewat diantara zombie zombie yang kelaparan. Setelah berhasil masuk kedalam gedung dengan selamat, dan tunggu tunggu tunggu, sepertinya mbak Har menjadi penerima tamu deh bersama Anang, tapi ya gitu, jangan menyapa ketika dia sedang sibuk, karena sapaan “Hi, mbak Har ya?” akan diakhiri dengan sapaan “Hi, iya, maaf ya aku lagi sibuk” dan ketemuan berakhir disitu, desperate, akhirnya merubah diri jadi pengantin (pelaku bom bunuh diri).

Tentu tidak akan ada yang mau aku berubah jadi pengantin ketika acara seperti itu, akhirnya aku merencanakan untuk menyapanya setelah menyapa Karina terlebih dulu di pelaminan, ciyee pelaminan ciyee, “Selamat ya Karina, minta cipika cipiki donk” untung saja ketika aku mengucapkan seperti itu, bogem mentah suaminya tidak mendarat di wajahku, karena ketika melihat kepalan suaminya, sepertinya kepalan itu cukup untuk meratakan wajahku. “ehm, selamat ya mas” sapaku pada suaminya sambil nyengir memperlihatkan gigiku yang entah kenapa dia juga tersenyum, mungkin dia melihat ada kulit lombok yang tersangkut digigiku. Sehingga dia pun salah tingkah, ketawa terbahak bahak dan kemudian dilirik sama mertuanya. *ampun mas ampun mas, canda mas, canda*

Saatnya makaaan, apasih yang istimewa dari resepsi pernikahan kalau bukan makannya, iya ini sudah menjadi penyakit bagiku kalau diacara resepsi pernikahan, hampir semua makanan dan minuman yang unik harus dicoba, jadi sedikit berbagi tips lagi ya.

Kali ini tips untuk makan diacara resepsi pernikahan :

  1. Jadilah kamu porsi anak anak umur 5 tahun, jadi sedikit aja porsinya ya, tapi ambilnya merata, wahai kamu kaum pecinta porsi kuli.
  2. Bagi kamu yang jomblo, manfaatin momen ini untuk cari momen special, kiranya ada cewek cantik, deketin, dan pura pura jatuhin sendok dideketnya, kemudian ambil sambil say “maaf ya, sambil julurin tangan ke dia, dengan tujuan kenalan” kalau memang gagal ya, segera pindah tempat, karena kamu gak mungkin diam sambil dipelototin banyak orang.
  3. Biasanya sih minuman di acara resepsi pernikahan itu manis banget, jadi kalau boleh kasih saran, bagi kamu yang tidak suka manis, rugi deh datang ke acara resepsi pernikahan, karena kamu hanya akan menghabiskan satu mangkuk es sarang burung dan 3 gelas air putih.

Lanjut ke misi kopdar dengan mbak Har, jam sudah nunjukkin 20.30, ini pertanda 30 menit lagi sewa gedung akan segera berakhir dan semua zombie akan pergi meninggalkan arena makan ini, jadi aku harus gerak cepat untuk bisa say hello dengan mbak Har. Tapi, ini entah kenapa tiba tiba mbak Har cukup sulit juga dicari karena ketika chat untuk ngeabarin aku sudah didalam gedung sambil mabok dan bawa botol kecap, tidak delivery, mungkin ini akan menjadi awkward moment, karena tidak berhasil kopdar perdana untuk yang ke – … entahlah berapa.

Seluas mata memandang dalam ruangan yang mempunyai ukuran kira kira seluas dua kali lapangan futsal ini, aku melihat sekilas ada Anang dengan suaminya, tapi aku tidak melihat mbak Har yang menjadi tujuan utamaku malam ini, pikiran sudah menjadi semakin keruh karena kebanyakan minum markisa, dan berdegup kencang, *iya ini adalah kejadian yang sering terjadi pada kebanyakan pria ketika dia ngajakin kopdar, keringat dingin keluar dan wajah jadi gak santé* sehingga wajah mirip sekali seperti orang yang nahan e’ek. Tapi mungkin karena efek markisa sehingga e’ek itu jadi tertahan.

aku : “Eh, Hardino kan ya?”, Hardino : “iya, kamu? Oh aziz ya?” , ini kalau sampai dia bilang kamu siapa dan tidak ada embel embel aziz, mungkin aku langsung mlengos sambil bilang namaku “Djoko” deh.

Daaaaan, pertemuan singkat itu harus berakhir di jam 21.00 WIB, karena memang waktulah yang memisahkan segala pertemuan, and who believed, she’s really beautiful.

Apakah akan ada Oh, Hardino Part 3?
Regards,
azizhadi