Posted by azizhadi on Aug 14, 2012 in Blog, Photography | 0 comments
AZIZHADI.COM, Tips Jadikan Foto Lebaran Lebih Bercerita – Seperti yang terjadi pada tahun sebelumnya, lebaran memang menjadi hal yang sangat istimewa terutama bagi umat muslim, karena momen penting ini dijadikan sebagai momen untuk bisa berkumpul dan bertemu kembali dengan saudara dan saling bermaaf-maafan. Momen penting ini sangat sayang jika dilewatkan, maka abadikanlah melalui foto dan video, karena seperti yang dibilang oleh banyak penceramah di masjid, manfaatkan momen lebaran, karena kita tidak akan pernah tahu, kita masih diberi kesempatan atau tidak bertemu dengan bulan ramadhan tahun depan.

Oke, hal pertama yang harus dilakukan adalah menyiapkan gear, bisa berupa kamera pocket/saku, pro summer, atau bahkan DSLR, atau jika mempunyai kamera mirrorless lebih baik lagi. Persiapan yang dilakukan yaitu Baterai dan memory card, jangan sampai ketinggalan, baterai usahakan selalu ready yaitu selalu penuh, bawa selalu charger baterai dimanapun, atau kalau perlu beli baterai cadangan sama seperti memory card, sediakan dua memory card untuk cadangan, karena untuk berjaga dari memory yang kepenuhan.
Oke, setelah baterai dan memory card siap, maka yang selanjutnya adalah kamera itu sendiri :
1. Bersihkan kamera, gunakan lap kering/lap kacamata dan blower keseluruhan body kamera.
2. Simpan kamera didalam Drybox untuk menghindari datangnya jamur dan kawan-kawannya
3. Jika tidak ada Drybox, simpan ditempat yang kering, jangan menempel atau dekat tembok.
4. Jangan taruh kamera dilantai tanpa alas.
5. Jika menggunakan DSLR, blower bagian dalam kamera, seperti kaca prisma dll sebelum digunakan.
6. Sebisa mungkin jaga kamera kamu supaya tetap kering, belikan tas kamera yang sudah banyak direkomendasi.
7. Sisipkan silica gel pada tas kamera jika perlu.
8. Selalu bawa, kain lap khusus untuk kamera dan blower pada tas kamu.
Kamera telah siap dengan keamanan dan peralatannya, kini saatnya mendapatkan momen lebaran yang bisa bercerita :
1. Momen lebaran yang bisa dijadikan cerita adalah momen H -1, yakni malam takbiran, karena pengambilan gambar adalah malam hari, maka yang perlu dipersiapkan adalah flash gun pada DSLR, dan flash pada camera pocket dan kawan kawan, gunakan selalu flash untuk mendapatkan momen, tapi ketika anda ingin mendapatkan yang dramatis, bawa Tripod untuk bisa mendapatkan cahaya yang sempurna dari momen tersebut. Setting kamera pada mode Night Shot, atau Manual pada DSLR dan tentukan pengaturannya, biasanya menggunakan teknik slow speed, seperti f/1.8 + 1/80 + ISO 800-1600 tergantung kamu menggunakan lensa apa, kalau kit (18-55mm), gunakan range terkecil untuk mendapatkan bukaan besar, biasanya f/3.5 + 1/40 + ISO 800-1600
2. Momen lebaran yang ke-2 yaitu Sholat Idul Fitri, kalau anda muslim, cara mendapatkan momennya memang sedikit susah, karena kita juga harus terlibat dalam momen tersebut, tapi buat kamu yang non muslim, bisa mendapatkannya dengan mencari angel tertinggi dari Sholat Idul Fitri tersebut, karena momen yang ingin didapatkan adalah ketika semua orang dengan jumlah banyak melakukan Sholat Berjamaah di pagi hari.
3. Momen lebaran yang ke-3 ini yang akan menjadi objek paling menarik dibanding objek yang lainnya, yakni pada saat Bermaaf-maafan, banyak sekali kejadian yang asyik dan menarik disana, seperti : Anak minta maaf kepada orang tuanya, cucu kepada kakek/neneknya dan biasanya mereka sambil menangis, kamu harus dapatkan momen ini, karena ini kejadian yang sangat bercerita dan menjadi jantung dari foto lebaran kamu.
4. Momen lebaran yang ke-4, saatnya hunting makanan atau food photography, gunakan lensa bukaan besar untuk mendapatkan dimensinya, kalau tidak punya tidak apa-apa masih bisa diperbaiki kok dengan angel yang lain, permainan flash juga mempunyai peran khusus dalam hal ini, jadi jangan sampai ketinggalan makanan saat lebaran, tahan dulu deh kalau pengen makan, hehe, kan sudah berlatih puasa 1 bulan, masa nahan makan 10 menit aja gak bisa, hehe. Jaga, jangan sampai objek makanan kamu jadi rusak, kalau rusak tidak apa-apa cuman jadi kelihatan kurang wah, karena tatanannya sudah berubah.
5. Momen lebaran yang ke-5 adalah jangan lupa foto keluarga besar ya, karena tanpa ini, rasanya pertemuan semua keluarga belum bisa dicover deh, karena dengan foto keluarga, kita bisa tahu wajah-wajah 1 tahun sebelumnya, atau bahkan jika sudah lama, kita akan tertawa sendiri melihatnya. Cari background yang tidak terlalu ramai, usahakan polos dan indoor, dan ingat kalau indoor, peran flash gun sangat berpengaruh lho ya, tapi kalau memang di outdoor, cari yang cahayanya tidak over dan under, usahakan pagi atau sore hari.
6. Momen lebaran yang ke-6 ayo cari Human Interest, bisa dikonsep dan bisa natural, manfaatkan momen lebaran untuk mengkonsepnya, seperti memberikan ketupat kepada fakir miskin atau kepada orang yang kurang mampu, bisa disetting di tengah sawah atau tempat yang sekiranya menggambarkan suasana itu pemberian banget. Karena nanti kedepannya bisa digunakan untuk kartu ucapan lebaran atau yang lain.
Selamat Memotret,
sincerely,
azizhadi